mangga di haturanan euy..!

come here please kawandddd….

17th Februari 2011

Wawancara

aduh kocan pisan euy tadi di wawancara beasiswa kepemimpinan. hehehe

pas awalna sih deg-degan pisan soalna nu ngawawancarana aya 3 orang terus salah sahiji na Bule anu geulis jeung mencrang masih keneh rumaja deui eta bule teh, meureun saluhureun beda 3 taunan mah. Tapi ujungna mah wawancara teh kaditukeun na mah kocak pisan sanajan wawancarana full ngagunakeun bahasa inggris da maklum 2 ti tiluan teh ibu ibu nu sarepuh malah nyarita tentang Tasikmalaya. da basa eta ceunah anjeuna teh pernah jadi volunteer pikeun nyalametkun umat manusi basa gunung galunggung bitu. Wanoh ka manonjaya deui eta nu ngawawancara teh da saurna basa nuju ditasik resep kana tikar mendong basa babantu korban gunung bitu teh. Da puguh we atuh manonjaya teh katelah ti basa eta mula ku mendongna hehehe.

Mudah-mudahan mah katampi ah ieu seleksi teh, abdi mah tos ngadamel anu ku sim kuring tiasa. tinggal Allah anu ngawidianana.

posted in Tak Berkategori | 0 Comments

9th Februari 2011

azgi untuk Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA

tulisan ini diperuntukan untuk membantu tulisan di azgi teman yang berjudul Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA. Yah semoga saja sedikit berharap dengan menyokong tulisan tersebut akan menambah posisi artikel teman saya tersebut di serp. Nah, mengenai Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA ditutup pada awal februari ini yaitu sekitar tanggal 15 februari jadi sangat sebentar sekali ya kan? yayayayaya demikian lah yang dapat sya lakukan untuk teman saya. semoga linknya bermanfaat ya kawan. salam buat smua peserta yang ikutan Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA

posted in Tak Berkategori | 0 Comments

10th Oktober 2009

SMS Pending Lebaran-48 Menjelma 4.

Dimulai dr rencana tmn gw yg ngajak bt mengadakan acara reunian SMP, yah gw setuju2 aja, lagian udah lama sekali kita ga pernah kumpul lg, mungkin moment bukber bs melepas kangen, dn kebetulan ada 3 org yang koordinir acaranya, gw kebagian ngasih invite ma temen temen smp yang jumlahnya 48 lewat sms.nah rencananya bukber dilaksanakan hari takbiran yaitu malam senin(karena di kalender lebaran itu hari senin) dan gw berencana pulang kampung pada hari jum’at supaya ada persiapan 2 hari buat acara bukber. tapi kenyataan menteri agama berbeda bahwasanya lebaran jatuh pd hari minggu. yah gw pun kaget karena waktu itu hari kamis dan gw blm bisa pulang karena masih ada kuliah yang super padat huft..ywadh pd hari jum’at pun gw pulang kampung ke terminal…tp di terminal apes banget dah…ternyata hari juma’at puncaknya arus mudik dn gw pun hrs menunggu dn berebut bis utk bs pulang kampung (lari2 ngejar bis dan akhrinya dapet setelah 6 jam menunggu huft >.<)


ket: menunggu bis yg  penuh karena lagi puncak arus mudik

Leganya…ketika bis mulai berjalan, tapi kesal sekali karena pada saat itu nagreg macet total dan perjalan 7 jam ke tasik pun berubah menjadi 16 jam(halah capek banget pokonya heuh..) sampe sampe buka puasa selama 6 jam Cuma minum air 3 botol aqua, karena saat itu gw terjebak macet di jalan yang ga ramai penduduk,, dan baru bisa makan pada jam 12 malem pada saat bis istirahat di salah satu rumah makan,dan tiba di rumah sblm waktu sahur habis. sebelumnya ke 48 tmn sdh pernah di sms bahwa akan diadakan acara bukber di malam takbiran nah tinggal konfirmasi ke2 mslh tempat. sabtu pagi pun jadi sibuk buat sms 48 temen2 SMP memberitahukan tempat dmn kita akan kumpul. terkirim deh semua….leganya. cuma aneh mereka banyak yang ga reply sms gw ywdhl yang penting terkirim,,heuheueheu jam 5 pun gw otw ke lokasi di sana gw ketemu 2 org temen gw yg tugasnya koordinir tempat,,, yah kita pun nunggu tapi ke-45 temen yang lain belum juga muncul (setidaknya 1/4 dari merekalah dtng karena sebelumnya sekitar 20 orag confirm insyallah ikut) ),,jiah jiah kemana mereka ya? pikir gw…terus tmn gw bilang cev ko sms ga ke kirim kirim sh dari tadi mw nanya masih dmn. waduh ..apa mungkin ini gara gara operator yg gw pake di sini tidak cukup bagus ya? dan emang di akuin sinyalnya pun cuma muncul 1, jiah…gimana nh….

Dan akhirnya(alhamdulilah) sblm menjelang magrib cuma 1 orang temen gw yang dateng jadi deh kita b-4 tapi sayangnya jumlah kita tak bertambah sampai magrib tiba,,, dan kita pun bingung..karena hanya 4 orang aja dari 48 yang ada pada saat itu(kebetulan ke2 org tmen gw lg apes pulsa n 1 lg ga bw hp),,, yah daripada nunggu temen yg lain yang tak kunjung datang, kita pun akhirnya berencana untuk membatalkan puasa dan kita pun tdk jadi makan di rumah makan yg di jadwalkan karena jumlah kita hanya sedikit,, dan memutuskan untuk makan di tukang sate pinggir jalan saja,,,yah meskipun cuma berempat tapi setidaknya kita dapat melepas kangen kita,,, dan kita pun saling berbagi pengalaman selama kita tidak bertemu,,, 4 orang pun tak kalah menyenangkan dari 48, karena kebersaman tidak memandang jumlah, kebersaman itu adalah sebuah ikatan yang seru untuk dbagi..

bukber jadi 4

ket: moment bukber di mlm takbir yg dihadiri 4 org saja

Huft yang paling menjengkelkan esok paginya(hari ke2 lebaran) inbox gw terisi 31 sms, yg 15 org membatalkan dan sisanya menanyakan tmpt(karena sms yg gw kirim belum smp k mereka), ,,, huft sungguh mnyebalkan ternyata biang keladi kegagalan bukber qt salah satunya adalah sms pending yang susah masuknya heueheu jadinya temen yg lain tdk tahu lokasi bukber akhrinya dugaan sms pending benar hahhahaha dan besoknya gw ganti no menggunakan operator ********** yg sinyal nya bgs dmn mana hehheh

posted in santai | 54 Comments

6th Oktober 2009

Menanti Kesadaran Halal Umat

halal

Mengonsumsi makanan halal dan baik merupakan hal yang tak bisa ditawar oleh seorang Muslim, kecuali dalam keadaan darurat. Islam memandu umatnya untuk hanya mengomsumsi yang halal dan baik. Meski dalam kenyataannya, banyak umat Islam mengabaikan hal ini.

Mereka jarang bersikap kritis pada makanan yang mereka konsumsi. Padahal, kata Auditor LPPOM MUI, Anton Apriyantono, makanan memberikan pengaruh dalam perilaku keseharian seorang Muslim. Secara spiritual pun berpengaruh. Ia menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa terkabulnya doa bergantung pula pada makanan.

Jika makanan yang masuk ke dalam tubuh adalah makanan halal, Allah akan mengabulkan doa seorang hamba. ”Bukankah Allah adalah Mahabersih dan tentunya hanya menerima mereka yang bersih pula, yaitu mereka yang mengonsumsi makanan halal dan baik saja,” katanya di Jakarta, pekan lalu.

Sekali lagi, cermati produk
Ia menyarankan agar umat Islam disarankan untuk sangat berhati-hati dengan makanan yang mereka konsumsi. Satu hal sepele tapi penting, katanya, adalah bersikap cermat dalam memilih produk yang akan mereka konsumsi. Untuk produk kemasan, misalnya, perhatikan labelnya.

Lihatlah apakah dalam label itu terdapat nomor pendaftaran produk tersebut. Menurut Anton, pada setiap kemasan sebuah produk akan terdapat nomor pendaftaran baik pada Departemen Kesehatan maupun Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), yang mengindikasikan bahwa produk tersebut sehat untuk dikonsumsi.

Untuk produk dalam negeri nomor pendaftaran diawali dengan huruf MD. Sedangkan produk luar negeri tertera huruf ML yang disertai serangkaian nomor. Apabila tak ada nomor pendaftaran pada kemasan, dapat disimpulkan bahwa itu merupakan produk ilegal. Kini banyak produk yang merupakan produk ilegal.

Selain nomor pendaftaran, jelas Anton, perhatikan pula label halal pada kemasan produk tersebut. Jika tidak ada lebih baik tak mengonsumsinya. Ini lebih aman daripada kita was-was apakah produk itu berstatus halal atau tidak. Telusuri pula produk mana saja yang telah mendapatkan sertifikat halal dari LP POM.

Demikian pula dengan daging. Ia menyatakan bahwa banyak daging yang rentan kehalalannya. Ini terkait dengan cara penyembelihan hewan penghasil daging tersebut. Di pasar, banyak pedagang yang menjual ayam, misalnya, yang tak jarang menyembelihnya serampangan saja. Para pedagang menyembelih ayam secara tak sempurna.

Urat leher ayam belum putus, ayam pun belum menemui kematian tetapi mereka telah menaruhnya ke dalam bejana berisi air mendidih. Bila memungkinkan lacak pula rumah pemotongannya. Agar semakin yakin atas kehalalan daging yang dikonsumsi. Menurutnya, ada beberapa rumah pemotongan yang telah bersertifikat halal diantaranya Charoen Phokpan dan Five Star. Ketelitian pada daging juga mestinya berlaku ketika berbelanja daging di supermarket. Konsumen muslim, kata Anton, mestinya selalu bertanya apakah daging itu bersertifikat halal.

Namun ia pun mengingatkan. Meski telah jelas kehalalan daging tersebut, lihat pula apakah daging itu dideretkan dengan daging yang haram. Daging babi misalnya. Jika demikian adanya, Anton menyarankan untuk tak membeli daging tersebut. Bisa saja peralatan untuk memotong, menimbang atau peralatan lainnya tercampur.

”Kita mestinya yakin benar akan kehalalan produk yang akan kita konsumsi. Makanya hal ini harus selalu ditanyakan kepada pihak produsen atau pedagang. Ini merupakan hak konsumen untuk mengetahui secara detail mengenai barang yang akan dibeli. Umat islam harus kritis mengenai hal ini,” tandasnya.

Namun dalam kenyataannya, tambah Anton, banyak umat islam yang mengabaikannya. Ada dua kemungkinan yang menyebabkannya. Pertama, pengetahuan umat islam yang minim akan produk halal. Penyebab kedua, adalah bahwa umat islam tak memedulikan apa yang mereka konsumsi. Penyadaran akan produk halal memang harus terus digalakkan.

Ustadz Muhammad Thamrin juga menyatakan akan pentingnya mengonsumsi produk halal dan baik. Ia menyatakan bahwa umat islam yang mengabaikan kehalalan produk yang mereka konsumsi berarti mengabaikan seruan Rasulullah Muhammad. Padahal Muhammad telah memerintahkan umat Islam untuk mengonsumsi produk yang halal dan baik.

”Bukankah kita diperintahkan untuk mendengar perintah dan mentaatinya. Demikian pula dengan perintah mengonsumsi produk halal ini. Semestinya umat islam juga memberikan perhatian penuh atas produk yang mereka konsumsi. Jangan sampai produk haram masuk ke dalam tubuh mereka,” katanya.

Sebab apa yang masuk ke dalam tubuh akan memberikan pengaruh. Jika produk haram yang masuk ke dalam tubuh maka pengaruhnya pun buruk. Bahkan ia menengarai bahwa banyaknya anak-anak orang muslim yang tak menaati aturan agamanya, akibat makanan yang mereka konsumsi. Orang tua mereka telah memasukan barang haram ke dalam tubuh anak-anak tersebut.
sumber:

 http://www.halalguide.info/2009/08/31/me…; halal guide

posted in all about islam | 5 Comments

6th Oktober 2009

Halo dunia!

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!

posted in Tak Berkategori | 2 Comments

  • kategori

  • calender kuring yeuh...

  • Januari 2012
    S S R K J S M
    « Feb    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031